Cerita ini saya peroleh dari email seorang teman kemaren sore, lantas saya forward ke temen-temen dikantor terutama yang sudah berkeluarga. Dan pagi ini saya mendapat tanggapan yang mengagumkan dari mereka. Jadi saya ingin share disini. semoga bermanfaat.
Arsip untuk ‘Cerita Manis’ Kategori
Perempuan Yang Dicintai Suamiku
Diposkan dalam Cerita Manis pada Januari 21, 2009 | 9 Komentar »
Berita Gembira
Diposkan dalam Cerita Manis pada Juli 18, 2008 | 26 Komentar »
Puji syukur Alhamdulilah, pagi ini saya menerima kabar menggembirakan dari Ibu saya. Dan tentu saja sangat menggembirakan juga bagi saya. Adik saya ternyata tengah mengandung dua bulan. Saya benar-benar bisa merasakan luapan kebahagiaan dari Ibu saya lewat suaranya. “Sebentar lagi saya jadi nenek …” Kalimat itu berulang kali diucapkan oleh ibu saya, seolah ini [...]
Doraemon
Diposkan dalam Cerita Manis pada Juli 10, 2008 | 33 Komentar »
Saya yakin semua yang nyasar baca tulisan ini pasti tau dengan muka-muka diatas. he he he …, saya lagi mencoba mengenang masa kecil saya dan mencoba membaginya dengan teman-teman disini. Ada yang hafal lagu ini?
Laut dan Langit
Diposkan dalam Cerita Manis pada Juni 10, 2008 | 18 Komentar »
Kiriman dari seorang teman, sayang kalau cuma jadi penghuni Outlook Express saya doang ….
Dahulu kala, langit dan laut saling jatuh cinta.
Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain. Saking
sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit,
saking sukanya langit terhadap laut, warna langit
= laut.
Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali
membisikkan “aku cinta padamu” ke telinga langit.
Setiap [...]
Surat Cinta
Diposkan dalam Cerita Manis pada Mei 23, 2008 | 12 Komentar »
( Dari teman … )
Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang alami
dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya
bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya
harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya
dulu telah berubah menjadi sesuatu yang [...]
My sister married
Diposkan dalam Cerita Manis pada Maret 11, 2008 | 1 Komentar »
Entah kenapa saya tidak bisa menguraikan perihal pernikahan adik saya ini. Dan baru hari ini saya mampu sedikit menulis tentang ini. Kebahagiaan yang teramat sangat saya dan keluarga rasakan membuat saya tidak bisa melukisakannya dengan kata-kata. Puji syukur kepada Allah atas segala Rahmat yang diberikan-Nya. Hari ini adalah hari ke 12 sejak perhelatan besar [...]
1 Februari 2008
Diposkan dalam Cerita Manis pada Februari 1, 2008 | 2 Komentar »
Langit Tangerang sampe sore ini belum juga berhenti menitikkan airnya. Tidak terlalu deras, namun pasti. Suasana seperti ini mengingatkanku dengan kota kelahiranku di Klaten, Jawa Tengan. Kalo suasana sudah seperti ini kami sekeluarga sering berkumpul di teras belakang rumah. Hamparan sawah tepat di belakang pagar rumah, rangkaian pegunungan seribu terlihat samar karena tertutup air hujan, [...]
Menulis di atas pasir
Diposkan dalam Cerita Manis pada Desember 12, 2007 | 2 Komentar »
BELAJARLAH MENULIS DI ATAS PASIR
Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang Berjalan melintasi gurun pasir.
Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar Pipi temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia [...]
Surat C i n t a
Diposkan dalam Cerita Manis pada Desember 12, 2007 | 1 Komentar »
Surat Cinta
Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang alami
dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya
bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya
harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya
dulu telah berubah menjadi sesuatu [...]
Yu Timah
Diposkan dalam Cerita Manis pada Desember 7, 2007 | 1 Komentar »
Semoga menjadi pelajaran Penting…
Kisah “YU TIMAH”
(dicuplik dari RESONANSI – Republika Desember 2006/Ahmad Tohari)
Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang kini sudah berakhir. Empat kali menerima SLT selama satu tahun jumlah uang yang diterima Yu Timah dari pemerintah sebesar Rp 1,2 [...]


