Kiriman dari seorang teman, sayang kalau cuma jadi penghuni Outlook Express saya doang ….
Dahulu kala, langit dan laut saling jatuh cinta.
Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain. Saking
sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit,
saking sukanya langit terhadap laut, warna langit
= laut.
Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali
membisikkan “aku cinta padamu” ke telinga langit.
Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut
pun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2
malu wajahnya semburat kemerahan.
Suatu hari, datang awan… begitu melihat
kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh
hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya
mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut
saja. Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara
dan akhirnya menemukan akal bulus.
Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan
menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi
pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain.
Laut merasa marah karena tidak bisa melihat
langit, sehingga dengan gelombangnya, laut
berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya.
Tapi tentu saja tidak berhasil.
Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui
hubungan laut dan langit merasa harus membantu
mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.
Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan
… Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga
tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak
bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap
langit.
Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan
cinta terhadap langit, awan menangis sedih. menangis.
Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak
terpisahkan.
Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin
kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara
laut dan langit, di situlah mereka sedang bersatu.
Semoga setiap orang yang membaca tulisan ini kisah cintanya akan seperti LAUT dan LANGIT….




tapi perlu diingat sebenarnya mereka tidak pernah bisa bertemu heheheh jadinya cinta diangan-angan dong.
Senja … sampaikan rindu saya padanya sebelum engkau terbenam dan membawa cintanya. Saya merindukannya…
emang tempat nya orang pacaran itu di pinggir laut ya..
ya iya lah kalo di tengah laut kan kelelep
*garing mode on*
Langit dan Laut
Jauh tapi dekat
Terlihat tapi tak tersentuh
sudah lama ndak ke laut, seringnya tiap senja ke pinggir sungai, menatap wajah jingga langit di permukaan airnya juga sangat mempesona
cinta tak bisa dilihat…tapi hanya bisa dirasa.itu inti dari cerita itu. Dimana saling setia itu dituntut dalam sebuah hubungan jarak jauh. mereka tak pernah bersatu tapi mereka seolah2 sedang bersatu. itu hebatnya dari sebuah cinta.
Diputusin sama pacar ? kelauuut aja.
ah! hanyut aku pada kata-katamu.
semoga bisa seperti itu..amienn
setuju tuh ma mas temukul…. langit dan laut cuma bisa saling menatap dan tersenyum, tapi tidak pernah bisa disatukan… (hmm sayang….)
Salam
Aih so sweet ya, sejatinya laut dan langit adalah cinta tanpa dipersatukan, akh hanya bisa saling menatap tanpa bisa menyentuh, hanya berkata tanpa bersama, terhalangi cakrawala, terbatasi lazuardi, sungguh cinta yang memilukan *apa sehh*
saya ga mau cinta kaya laut dan langit…
bersatu hanya di segaris waktu…
ah…
magasidaaaaa :p
puitis bro
suer takewr-kewer deh
Maniz…
Cinta tu memang kompleks ya?!
Seseorang bisa bangkit dan hancur krn cinta..
Tapi itu bila dy tdk mengerti akan makna cinta,
Andaikan seseorang bisa merasakan cinta pd yg lainnya
maka dy haruz sanggup melihat ‘cintanya’ bahagia,
Dengan atau tanpa dirinya…
Coba awan lbh mencintai Allah dan hatinnya tdk dikuasai nafsu,
mungkin sekarang dy sudah bahagia dengan angin(halah..)
Langit dan laut hanya bisa saling memandang
karena ada cakrawala yang membentang..
oh…..indahnya laut jatuh cinta
dunia percintaan memang sungguh tragis laut aje bisa jatuh cinte hmm…hmm…hmm
langit dan laut itu tak akan pernah bisa bersatu,,ketika kita melihat ada satu garis antara langit dan laut, itu hanyalah persatuan semu,,langit dan laut tak akan bisa bersatu,,,karena mereka berbeda,,mereka hanya bisa saling memandang,,