Aku merasa ada yang berbeda dari langit Tangerang hari ini. Aku jarang sekali melihat langit Tangerang seperti ini. Cerah dan biru. Pemandangan yang langka selama kurang lebih 5 tahun aku disini. Barisan awan tipis terlihat apik di atas mega, seperti sisik ikan, seperti juga pasir putih di tepi pantai. Benar-benar cuaca yang mendukung untuk mengawali aktivitas hari ini.
Tapi jika teringat semalem sepertinya keindahan ini akan sirna dalam sekejab. Suara tangis Malaikat cintaku masih terngiang-ngiang di telingaku. Sudah dua minggu ini asam uratnya tak kunjung sembuh. Sudah tujuh dokter yang mencoba menangani, tapi hasilnya masih nihil. Dan gara-gara mikirin ini aku sempet gak bisa konsen beberapa hari ini. Kemaren saja pas perjalanan ke kampus aku hampir di tabrak mobil, pas ngambil uang ke Atm, Atm ku ketinggalan. Untung aja orangnya baik, langsung manggil dan ngembaliin. Terakhir pas mampir ke sebuah mall kunci motorku ketinggal di motor. Untung [Orang Indonesia memang selalu untung sih ya ? He he ] tukang parkirnya juga baek. Duhhhhh … aku memang selalu begini kalo sudah ada suatu hal yang tidak mengenakkan terjadi di kampung. Apalagi sesuatu itu terjadi dengan Malaikat cinta ku.
Tahun ini usia Malaikat cintaku 48 tahun. Sebuah usia yang tak lagi muda. Dengan postur gemuk Malaikat cintaku sering mengeluhkan kesehatannya. Mungkin ini juga kesalahanku karena tidak bisa secara langsung memperhatikan kesehatannya.
“Ya Allah ampunilah dosaku, dan dosa kedua orang tuaku. Dan sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil”



Saya menangis membaca tulisan ini mas … semoga jika saya bertemu Ibu nanti di alam sana, dia masih mengenali saya.
Insya Allah mbak, asalkan mbak selalu rajin menyebut nama nya dalam setiap doa, menyambung silaturohmi kepada yang di tinggalkan mbak akan berkumpul bahagia di keabadian syurga. Amin …
Mas,
Dikasih dokternnya obat apa?
Biar cepet sembuh,pake obat KALBE aja!!!
Hehe…(^_^)
Mama.. Betapa brartiny mama untukku..
Betapa berharganya mama buat hidupku..
Maafkan aku ma.. atas sesalku yg tak mampu hiaskan senyum dibibirmu ma..
Tak ad senyum terindah selain senyummu ma..
Tak ad bahagia terindah selain bahagiamu ma..
Ya Allah..ijinkan ak tuk menjadi sandaran dikala mama lelah dan ijinkan ak tuk jadi permatany dikala mama inginkan kilau yg indah..
Amin